Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

AMCD Minta Bupati Pasuruan Tunda Pelaksanaan Pilkades

Loading...

Pasuruan – Beberapa elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cinta Damai melakukan aksi damai penolakan pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Pasuruan yang akan dilaksanakan pada 23 November nanti.

Koordinator AMCD, Hanan dalam orasinya mengatakan, pilkades di Pasuruan harus ditunda lantaran tidak sesuai dengan peraturan bupati nomor 20 tahun 2017 tentang pedoman tata cara pencalonan, pemilihan, pengangkatan, pelantikan dan pemberhentian Kepala Desa yang ditetapkan pada 19 Agustus. Serta surat keputusan Bupati nomor 141/543/HK/424.014/2019 tentang penetapan tahapan, petunjuk teknis tahapan dan tanggal pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Pasuruan per tanggal 5 Juli 2019.

“Maka dari itu kami meminta pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak agar ditunda,mengingat ada beberapa bakal calon kepala desa yang mengajukan gugatan ke Mahkamah agung (MA),dan Pengadilan tata usaha negara (PTUN) di Surabaya tentang proses pilkades yang dinilai tidak sesuai aturan hukum yang berlaku.sehingga pelaksanaan Pilkades serentak seyogyanya ditunda dan menunggu keputusan tetap (Incraht) dari kedua lembaga hukum tersebut,” jelas Hanan, Senin (18/11/2019)

Tak berhasil menemui bupati, massa bergeser ke Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, di jalan raya Raci untuk mendukung Komisi I mengajukan Interpelasi.

Massa diterima langsung oleh Ketua Komisi I, Dr. Kasiman yang didampingi Sekretaris Komisi I dan 2 Anggota Komisi I. Dr. Kasiman mengatakan menerima semua aspirasinya. Hasil dari rapat Paripurna Interplasi ini nanti akan disampaikan secara umum. (Ri)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.