Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Ada Jalan TMMD Reguler Brebes, Petani Didorong Olah Hasil Panen Sendiri

Loading...

Brebes – Itulah motivasi dari Bambang Priambodo, SP, Kasi Tanaman Produksi Dintanhan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kepada para petani khususnya di Dusun Kedung Kandri, Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Brebes, saat melakukan penyuluhan pertanian bersama Ibu-ibu UMKM Berlian Bumiayu. Minggu (25/10/2020).

Menurutnya, para petani di Kedung Kandri perlu segera bangkit dengan lebih produktif berimprovisasi mengolah hasil panen menjadi makanan ringan untuk oleh-oleh sehingga lebih meningkat lagi kesejahteraannya.

Terlebih lanjutnya, warga Kedung Kandri sudah terbebas dari keterisoliran berkat adanya jalan tembus sepanjang 2,2 kilometer lebar 4-6 meter dari Dusun Karanganyar ke Kedung Kandri, yang merupakan hasil dari TMMD Reguler 109 Kodim 0713 Brebes yang baru saja diresmikan tanggal 21 Oktober 2020 lalu, dan memang itulah harapan Pemkab Brebes untuk membangun infrastruktur tersebut.

“Kita datang untuk memotivasi khususnya warga Dusun Kedung Kandri, untuk mengolah hasil panen menjadi makanan ringan yang bernilai ekonomis, sehingga diharapkan para petani tidak langsung menjual hasil panen ke pasar dengan harga yang lebih murah,” bebernya.

Bambang yang juga merupakan Ketua FKPPI Cabang 11.13 Brebes itu, juga memperkenalkan UMKM Berlian yang diharapkan dapat menampung dan membantu pemasaran olahan hasil panen warga setempat.

“Kita juga mencontohkan kepada warga Kedung Kandri tentang bagaimana mengolah jagung, ubi ketela, dan juga beras, yang merupakan potensi terbesar di Desa Kalinusu, untuk dijadikan makanan ringan khas Kalinusu,” tandasnya.

Tak hanya materi saja, kedatangan mereka juga diwarnai pemberian bantuan berupa sampel makanan olahan dari singkong, jagung dan beras, kepada warga Kedung Kandri, yang diberikan melalui Nur Faritoh, Ketua UMKM Brilian Bumiayu. (Aan)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.