Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

4 Unit Ruko di Gunung Tua Terbakar

Loading...

Padang Lawas Utara – Kebakaran melanda wilayah pertokoan di daerah Pasar Gunung Tua, kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Senin (27/7) dinihari.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Paluta, Darman S.Sos didampingi Kabid Damkar Paranginan Simatupang S.Sos menyebutkan, pihaknya menerima informasi kebakaran dari masyarakat sekitar pukul 02.45 WIB.

Mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung menurunkan 4 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkkan api.

“Ada 3 unit ruko yang ludes terbakar, 2 unit ruko milik H Taman Harahap yang dijadikan gudang penyimpanan terbakar bersama barang dagangan berupa tabung gas, alat elektronik, alat listrik, pecah belah dan barang dagangan lainnya dan 1 unit ruko semi permanen milik Usman yang dijadikan tempat pengiriman uang sebagian ikut terbakar dan mengalami kerusakan,” jelasnya.

Lanjutnya, sumber api diduga berasal dari ruko yang dijadikan gudang penyimpanan barang. Banyaknya barang dagangan yang disimpan di dalam ruko tersebut diduga menjadi penyebab cepatnya api menyebar ke bangunan lainnya.

Sempitnya ruang gerak dan kerumunan massa yang cukup padat ditambah sumber air yang cukup jauh juga menjadi kendala bagi personil Damkar untuk memadamkan api.

Dan sekitar 2 jam kemudian pada pukul 04.15 WIB, api dapat dikendalikan dengan bantuan dari masyarakat dan personil TNI bersama kepolisian.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai 1 Milyar Rupiah.

Sementara itu, Kapolsek Padang Bolak AKP Zulfikar SH mengatakan, terjadinya kebakaran pada hari Senin tanggal 27 Juli 2020, sekira pukul 02.00 WIB dini hari.

“Anggota langsung terjun ke TKP dan mengamankan lokasi. Untuk dugaan sementara penyebab kebakaran akibat sambungan arus pendek listrik (korslet),” kata Kapolsek.

Saat ini, personil Polsek Padang Bolak masih melakukan olah TKP dan membantu masyarakat untuk membersihkan puing dan sisa api.

Terpisah, salah seorang warga, AH Harahap mengatakan, api keluar dari rumah permanen dan kemudian membesar serta menyambar bangunan ruko di sebelahnya.

“Saat kami berjualan nasi goreng, kami melihat api yang tiba-tiba membesar dari sebelah gudang elektronik,” katanya. (AYH)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.