-4 Pilkada, Polres Butur OTT Dua Warga Pengumpul KTP

Buton Utara- Jelang Pilkada, Polres Buton Utara Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua warga yang diduga menjadi pengumpul 106 Kartu Tanda Penduduk(KTP) di Desa Lamoahi, Kulisusu Utara. Kini, dua Warga itu digiring ke Bawaslu untuk dilakukan proses pemeriksaan. Sabtu, 6 Desember 2020.

Terlihat, Kapolres Buton Utara, AKBP Wasis Santoso, didampingi sejumlah jajarannya serta Ketua Bawaslu, Hazamuddin dan jajarannya, Kepala Kesbangpol, Agus Pria Budiana, yang tergabung dalam sentra Gakumdu mengawal proses pemeriksaan dua warga tersebut hingga usai.

“Informasi mengenai pengumpulan KTP ini sudah lama masuk kesaya, sumber konflik dari warga dengan iming-iming mendapatkan sesuatu, lalu kami kembangkan ke lapangan. Tertangkap tangan dua orang lalu 1 orang hasil pengembangan. Saat ini baru satu Desa yang kami dapatkan,”ungkap Kapolres Butur, AKBP Wasis Santoso kepada sejumlah Wartawan.

Dirinya mengatakan, jika hal seperti itu dibiarkan makan akan menjadi Maslaah besar sebab penyitaan KTP ini dapat diindikasikan untuk mengelabui masyarakat, melakukan money politik dan menghilangkan hak pilih.

“Ini masih 106 KTP yang didapatkan, bisa jadi di wilayah lain masih ada. Pergerakan ini masif dan terstruktur,”ucapnya.

Oleh karena itu, sesuai visi misi yang akan menjadikan Pilkada Butur aman, damai, sejuk dan sehat, pihaknya menunjukkan kinerja bahwa Gakumndu tidak main-main dalam memberantas hal-hal yang dapat merusak khamtibmas menjelang hari pemilihan.

“Yah kalau ada pengumpulan KTP ini, berarti ada indikasi tidak sehat,”ujar Kapolres pertama di Buton Utara ini.

Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu Butur, Hazamuddin menambahkan, bahwa ada dua indikasi tindak pidana yang dibuktikan jelang pilkada terkait hal ini yakni, pengumpulan KTP bisa menghilangkan hak pilih orang lain dan menjanjikan sesuatu misalnya bantuan untuk mengikuti salah satu pasangan calon.

Dua unsur itu yang akan dikembangkan, sehingga hasilnya dapat disimpulkan setelah pemeriksaan dan dilakukan kajian.

“Nanti kita akan konpers, Intinya sentra Gakumdu sudah melakukan langkah untuk membuktikan hal itu,”pungkasnya.

(Yhenk)

Rekomendasi
Loading...

Ruangan komen telah ditutup.