Bermedia Bersama Rakyat

Walikota: Pinjam Uang Untuk Mobnas Itu Baru Tidak Boleh

Walikota Bengkulu Helmi Hasan
Walikota Bengkulu Helmi Hasan

NusantaraTerkini.Com – Anggota DPRD Kota Bengkulu mulai bersuara menolak rencana Pemkot Bengkulu mengajukan pinjaman dana sebesar Rp 250 miliar ke Direktorat Sistem Manajemen Investasi (SMI) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, salah satunya dari Fraksi Gerindra. Menanggapi itu, Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengajak dewan untuk melihat besarnya manfaat yang bisa dinikmati masyarakat.

“Lihat manfaatnya terhadap masyarakat, ini untuk percepatan dan pemerataan pembangunan. Kalau kita minjam, uangnya untuk mobil dinas (Mobnas) walikota itu baru tidak boleh. Minjam uang untuk mobnasnya DPRD tidak boleh. Tapi kalau untuk jalan, drainase dan air bersih yang dinikmati rakyat, saya pikir rakyat juga sangat setuju,” kata Walikota, Selasa 12 Desember 2016.

[Baca juga: Tidak Quorum, Paripurna 4 Raperda Tertunda]

Kalaupun menolak, lanjutnya, ada forumnya bukan dengan cara tidak menghadiri paripurna, supaya rakyat juga tahu siapa-siapa saja yang menolak rencana ini. Pengajuan pinjaman ke SMI pun sudah melalui uji kelayakan. Pasalnya, pinjaman awal yang diajukan sebesar Rp 500 miliar, namun menurut SMI yang paling rasional untuk pemkot adalah 250 miliar. “Kita minjamnya kan bukan ke negara lain, kita minjamnya kepada kemenkeu, begitu lari uangnya ke negara juga,” terangnya.

Ditegaskan Walikota bahwa rakyat sekarang tiap hari minta jalan mulus, hampir setiap hari minta jangan kebanjiran karena drainase macet dan rakyat juga minta air bersih. “Pemerintah sudah menggunakan APBD sudah 600 persen kenaikannya, tapi belum cukup. Karenanya butuh solusi dan solusinya adalah pemerintah pusat sudah mengatur, kemenkeu sudah membentuk lembaga yang namanya SMI, guna mendukung percepatan pembangunan,” pungkasnya. [NU9u3]

- Advertisement -

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.