Bermedia Bersama Rakyat

Terungkap, PNS Kota Jual Beli Kios Pasar Subuh

Komisi III DPRD Kota Bengkulu

NusantaraTerkini.Com – Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota Bengkulu terlibat transaksi jual beli kios/los/lapak pedagang Pasar Pagar Dewa atau Pasar Subuh. Hal ini terungkap saat gelaran hearing Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, yang turut melibatkan Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Kecil Menengah (Diskop dan UMKM), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Pagar Dewa.

Komisi III DPRD Kota Bengkulu
Komisi III DPRD Kota Bengkulu

Adalah mantan Kepala UPTD Pasar Pagar Dewa To (Nama Inisial) yang terlibat transaksi jual beli kios tersebut. To yang saat ini menjabat Kepala UPTD Pasar Panorama mengakui telah menarik uang atau pungutan kepada para pedagang.

Ia beralasan dia hanya membantu menagih uang yang diminta oleh pemegang pertama kios. Besaran uang yang dipungut dari pedagang pun jumlah beragam, ada Rp 5 juta bahkan puluhan juta.

Menanggapi itu, terang saja membuat Komisi III DPRD Kota Bengkulu ‘geleng-geleng kepala’. To yang merupakan abdi negara, yang harusnya menjadi pengayom bagi masyarakat, khususnya para pedagang, justru melakukan tindakan di luar prosedur.

Seperti yang dipertanyakan Anggota Komisi II Rena Anggraini, “Apa yang menjadi dasar bapak berani melakukan itu,” tanya Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Anggota Komisi II lainnya, Indra Sukma menyebut mantan Kepala UPTD itu sebagai tukang tagih. Ditegaskannya, To harus menyelesaikan persoalan ini dengan mengembalikan seluruh uang yang dipungut dari pedagang. “Jika tidak maka akan berurusan dengan pidana,” tegas dia.

Lebih lanjut, Kepala Diskop dan UMKM Kota Bengkulu Eddyson menjelaskan, tindakan To tidak lah benar, sebab retribusi yang berlaku di Pasar Pagar Dewa hanya berjumlah Rp 5 ribu. Rp 3.500 untuk kebersihan pasar dan lain-lain, Rp 1.500 lagi dikembalikan ke Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara itu, To yang tak bisa mengelak lagi berjanji akan mengembalikan semua uang para pedagang yang sudah diambil tersebut. Dengan berkoordinasi dan meminta kepada pihak pemegang pertama kios. [NU9u3]

- Advertisement -

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.