Bermedia Bersama Rakyat

Jaro Ade: Kebijakan Pangan Era Jokowi Komitmen Sejahterakan Petani

NusantaraTerkini.Com, Bogor – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi menilai komitmen kebijakan pangan yang dijalankan kementerian pertanian saat ini sudah sesuai dengan visi misi atau Nawacita pemerintahan Jokowi-Jk untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani. Pasalnya, pertanian Indonesia sejak 2016 hingga saat ini berhasil penuhi sendiri beras atau tidak ada impor. Mengejutkan lagi, selama bulan Ramadhan kemarin berhasil cetak sejarah harga pangan stabil.

“Di era Menteri Pertanian Amran Sulaiman ini, para petani dikala butuh traktor tidak rumit, tinggal petani serius mau bertani mudah diberikan bantuan traktor, pompa air, benih dan pupuk hingga jaminan pemasaran. Jadi kebijakan pangan ini benar-benar komitmen sejahterakan petani,” demikian kata Ade Ruhandi atau biasa dipanggil Jaro Ade di Bogor, Minggu kemarin, (16/7/2017).

Akan tetapi, untuk mewujudkan kebijakan dan program pangan ini sangat dibutuhkan keseriusan para kepala daerah untuk mengimplementasikan. Selain itu, dukungan pihak perguruan tinggi pun harus ada dalam memberikan konsep bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menjadi acuan penyusunan kebijakan pemerintah pusat.

“Karena itu, sangat diperlukan sosok kepala daerah yang peduli terhadap petani. Menempatkan sektor pertanian sebagai ujung tombak atau variabel utama pengungkit perekonomian masyarakat pedesaan,” terangnya.

Tidak hanya itu, Jaro Ade yang merupakan Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Bogor itu menegaskan mewujudkan ketahanan pangan pun sangat diperlukan juga dukungan dari pelaku usaha atau pihak perusahaan yakni terkait dengan pengalokasian dana program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu kebutuhan petani. Dengan begitu, masyarakat secara sendirinya mampu tingkatkan kesejahteraan sehingga kebutuhan lainnya seperti kesehatan dan pendidikan dapat dipenuhi sendiri.

“Jika penggunaan dana CSR untuk bantu petani, maka bukan tidak mungkin kita dengan cepat wujudkan ketahanan pangan. Namun mendorong ini benar-benar terjadi, sangat ditentukan pada sosok kepala daerah yang tegas,” tutupnya. (NU007)

- Advertisement -

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.