Ayo Dukung RANDA di Liga Dangdut Indonesia dengan cara Ketik LIDA Spasi RANDA Kirim ke 97288
nusantara terkini
Bermedia Bersama Rakyat

Gambar Tak Senonoh Resahkan Warga Kota Bengkulu

NusantaraTerkini.Com, – Baliho yang menampakan gambar tak senonoh di jalan Pariwisata Provinsi Bengkulu menimbulkan keresahan bagi masyarakat Kota Bengkulu, terlebih bagi pengendara yang banyak melintasi jalan tersebut, Jum’at (13/04/1).

Seperti yang disampaikan salah satu warga Simpang Kandis, Anggara Fajri, sebagai branding di sebuah cafe, seharusnya tidak harus menampilkan gambar yang sangat vulgar, apalagi posisi baliho tersebut terpampang ke arah jalan raya yang dinilai sangat tidak tepat. Sebab, ujar Anggara, yang melintasi jalan tersebut tidak hanya orang dewasa, melainkan pelajar yang masih di bawah umur.

“Itu kan sebenarnya branding cafe supaya cafe itu diketahui orang, tetapi poster yang berbau semi seperti itu tidak layak, secara itu di pinggir jalan, banyak anak sekolah lewat dan hal ini yang menimbulkan rasa ingin tahu untuk anak – anak yang seusia itu dan belum seharusnya mengenal itu,” ungkap Angga.

“Kalau misalnya udah dewasa itu ya silahkan, tapi kalau anak sekolahan yang masih didampingi orang tua itu kasihan, karena sangat tidak pantas kalau misalnya dia sampai terbawa suasana dan ingin mencari tahu. Akhirnya dia masuk ke situ, kan itu banyak hal negatifnya, entah dia menggunakan narkoba, merokok, pesta seks,” imbuhnya.

Disisi lain, mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Bengkulu, Ira Risnawati juga menilai hal yang sama. Dirinya menilai, hal tersebut sangat tidak beretika, pasalnya ketika seseorang melihat baliho yang berbau negatif dengan menampilkan wajah perempuan, tidak menutup kemungkinan akan ada yang melakukan pelecehan terhadap perempuan tersebut.

“Iklan seperti itu tidak beretika, apalagi dipasang di tempat – tempat yang bisa dilihat orang banyak dan juga orangnya bukan dari kalangan dewasa saja, mungkin ada yang di bawah umur 18 tahun ke bawah.   Ketika seseorang melihat poster atau iklan yang berbau negatif dan melanggar etika seperti itu bisa memicu tindakan pelecehan seksual untuk perempuan itu sendiri,” tuntas Ira. (Nindri/Cw2)

- Advertisement -

Anda mungkin juga berminat
Comments
Loading...