Bermedia Bersama Rakyat

Dikonfirmasi Wartawan, Dirut PDAM “Marah-Marah”

NusantaraTerkini.Com, BENGKULU – Berdasarkan Buku Kinerja penilaian kinerja Badan Pendukung dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) Kemnterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI Tahun 2015, ternyata PDAM Tirta Dharma Kota Bengkulu saat ini turun peringkat kategori, jika sebelumnya KURANG SEHAT, justru sekarang PDAM masuk ke kategori SAKIT.

Mendapati hal itu, awak media massa mencoba mengkonfirmasi hal ini kepada Dirut PDAM Kota Bengkulu Sjobirin Hasan. Namun sayang Sjobirin justru menghindar dari subtansi masalah. Dirut PDAM sejak tiga tahun silam ini juga terkesan marah-marah. “Anda ini kerjaannya seperti ini. Bekerjalah yang lebih positif dan bermanfaat,” kata Sjobirin menjawab pertanyaan wartawan.

Sungguh sangat disayangkan semangat perubahan yang didengungkan saat pelantikan Direktur Utama (Dirut) dan kepengurusan baru Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kota Bengkulu 3 tahun silam bertolak belakang dengan kinerja dan prestasi yang dihasilkan saat sekarang ini.

PDAM Kota yang dalam beberapa tahun terakhir masuk ke dalam kategori KURANG SEHAT berdasarkan penilaian kinerja Badan Pendukung dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) Kemnterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), justru mengalami penurunan kinerja. Berdasarkan Buku Kinerja BPPSPAM Tahun 2015, PDAM Kota Bengkulu terdegradasi dan masuk ke dalam ‘jurang’ kategori SAKIT.

Khusus di Provinsi Bengkulu, PDAM Kota sejajar dengan PDAM Tirta Manna Kabupaten Bengkulu Selatan dan PDAM Tirta Tebo Emas Kabupaten Lebong. Sedangkan 3 PDAM lainnya masuk ke dalam kategori Kurang Sehat, yakni PDAM Bengkulu Tengah, Kepahiang dan Rejang Lebong. Hanya ada satu PDAM di provinsi ini yang masuk ke dalam kategori Sehat, yaitu PDAM Kabupaten Bengkulu Utara. [DS]

- Advertisement -

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.