Bermedia Bersama Rakyat

Dewan Soroti PAD Minim PDAM

Paripurna DPRD Kota Bengkulu

NusantaraTerkini.Com – Kesembilan fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu memang menyetujui pembahasan lebih lanjut terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Kota Bengkulu ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kota Bengkulu. Tapi dewan juga menyoroti kinerja buruk PDAM, seperti minimnya setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Seperti yang dikemukakan Juru Bicara (Jubir) Fraksi Gerakan Indonesia Raya Sutardi, menurutnya PAD PDAM minim, itu harus ditingkatkan. “Saya mengimbau Dirut dan jajaran PDAM haruslah orang-orang yang profesional. Tingkatkan disiplin kerja, pelayanan, kualitas air dan PAD,” tutur Sutardi pada paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi, Selasa, 18 Oktober 2016.

Paripurna DPRD Kota Bengkulu
Paripurna DPRD Kota Bengkulu

[Baca juga: Jubir Golkar Naik Podium, ‘Paripurna Mendadak Ehem-Ehem’]

Begitu juga Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem), yang menyarankan PDAM untuk mencari solusi terbaik terhadap pencemaran sungai akibat tambang yang menjadi sumber air baku PDAM. “Juga meningkatkan SDM dan membenahi organisasi struktur yang lebih konfrehensif,” kata Jubir Fraksi Nasdem Reni Haryanti.

[Baca juga: DPRD Interpelasi Pemkot, Hamsi: Kita Sudah Lobi-Lobi Fraksi]

Lebih lanjut, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera yang diwakili Rena Anggraini menyoroti kondisi keuangan PDAM. Kemudian meminta PDAM memperbaiki itu, juga menyelesaikan permasalahan klasik PDAM. “Yang biasa terjadi, air sering mati, PDAM harus mencari solusi terbaiknya,” ujar Rena. [NU9u3]

- Advertisement -

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.