Bermedia Bersama Rakyat

Caci Maki Polisi Di Medsos IRT; Saya Mengaku Salah

NusantaraTerkini.Com Warga Kecamatan Putri Hijau Kabupaten Bengkulu Utara, Suliawati mengaku menyesali perbuatannya. Secara resmi dirinya meminta maaf kepada segenap jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, atas cuitan pedasnya di media sosial berisi cacian yang ditujukan kepada aparat Kepolisian.

“Saya salah, saya meminta maaf kepada segenap aparat Kepolisian diseluruh Indonesia terhusus Satlantas Polres Bengkulu Utara. Apa yang saya lakukan merupakan bentuk kekecewaan usai ditilang,” terang Susulawati, usai menjalani pemeriksaan Reskrim Polres Bengkulu Utara, sekira pukul 18.00 WIB, pada Sabtu 9 September 2017.

Ibu rumah tangga yang telah dikaruniai dua orang anak ini harus berurusan dengan pihak aparat akibat postingan di facebook miliknya yang berisi cacian kepada polisi. Hal ini dilakukannya sebagai bentuk kekecewaan akibat tak terima ditilang saat razia kendaraan yang digelar Satlantas Polres Bengkulu Utara pada Jum at lalu.

Dengan akun bernama Putri, Susilawati menulis “ Kampang,nian polisi anjing ko, udah lengkap semua surat menyurat masih endak nilang kerjonyo” .

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara AKP Jufri SIK , mengharapkan kepada semua masyarakat agar dapat bijak menggunakan media sosial apapun. “Jangan sampai terulang kembali kejadian serupa. Harus bijak dalam menggunakan media sosial. Pelaku sudah kami mintai keterangan, saat ini masih dalam status saksi,” sampai Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, AKP Jufri SIK diruang kerjanya. (dik12)

- Advertisement -

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.