Bermedia Bersama Rakyat

APDESI Terus Tingkatkan Akselerasi Program Kemendes PDTT

NusantaraTerkini.Com, Jakarta – Sekjend Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia “APDESI” Agung Heri Susanto menyatakan, pihaknya akan terus berusaha meningkatkan akselerasi program-program prioritas dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dengan pemerintah maupun sektor swasta.

“Kami terus berusaha memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan stakeholder desa, baik di tingkat kementerian, lembaga negara, BUMN, pemda, hingga kalangan swasta agar empat program prioritas dari Kemendes PDTT bisa segera terealisasi,” ujar Agung dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas Pembangunan Desa, di Jakarta, Rabu 2 Maret 2017. Rakornas itu juga dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman serta Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi.

Agung Heri Susanto sekjend DPP APDESI mengakui, bahwa masyarakat saat ini telah merasakan dana desa yang merupakan amanat dari Undang-undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Dirinya berharap, empat program prioritas Kemendes PDTT yakni Produk Unggulan Desa (Prudes)/ Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pembangunan embung desa, dan pembangunan sarana olahraga desa dapat diimplementasikan dengan baik. Karena dana desa sendiri, akan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

“Yang terpenting adalah pertangunggjawabannya. Karena kami tahu bahwa sampai tahun 2019 mendatang, dana desa hampir kira-kira Rp1 miliar sampai dengan Rp1,4 miliar tergantung keuangan negara,” ujarnya.

Ia juga mengatakan UU tentang Desa sejak disusun telah memiliki dukungan dari semua fraksi DPR RI tahun 2009-2014. Menurutnya, semua fraksi menganggap bahwa salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan pembangunan harus dimulai dari desa.

“Karena desa adalah pilar kecil dari pembangunan itu sendiri. Kami tidak menghitung panjang dan lebar. Sebelum mengakhiri tahun 2014, kami mengetuk RUU tersebut menjadi UU tersebut. Harapannya, dapat memenuhi kebutuhan pembangunan kita,” ujarnya.

Pertemuan ini sekaligus memperkuat sinergi lintas K/L dan juga dengan sektor swasta dalam pembangunan desa.

- Advertisement -

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.